Pemasangan Kamar Tidur ABK Bagian Atas.
Assalamualaikum Wr.Wb.
Selamat Datang di blog saya, semoga apa yang anda pelajari disini bisa bermanfaat.
pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara pembuatan/pemasangan kamar tidur ABK bagian atas pada simulator kapal. sebelum itu saya akan menjelaskan desain simulator saya yang diaplikasikan melalui aplikasi sketchup.
1.1. Pengertian Desain Simulator
Gambar 1.1.1. gambar skat A-C kiri simulator.
Dan job pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana pemasangan Kamar Tidur ABK bagian atas di skat A-C pada simulator.
Berikut adalah gambar Kamar Tidur ABK bagian atas ;
Dan job pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana pemasangan Kamar Tidur ABK bagian atas di skat A-C pada simulator.
Berikut adalah gambar Kamar Tidur ABK bagian atas ;
Gambar 1.1.2. gambar dipan bagian atas.
Perlu kalian ketahui bagaimana kerangka kamar tidur ABK bagian atas tersebut, berikut adalah gambar kerangka kamar tidur ABK bagian atas ;
Gambar 1.1.3. gambar kerangka dipan.
Gambar 1.1.6. gambar kerangka dipan.
Perlu kalian ketahui bagaimana kerangka kamar tidur ABK bagian atas tersebut, berikut adalah gambar kerangka kamar tidur ABK bagian atas ;
Gambar 1.1.4. gambar kerangka dipan.
Gambar 1.1.5. gambar kerangka dipan.
Gambar 1.1.7. gambar kerangka dipan.
2.1. Alat dan Bahan yang digunakan.
Alat yang diperlukan :
- ketam perata
- Ketam penebal
- Roll Meter
- Gergaji
- Penggaris/Siku
- Bor
- Pahat
- Kabel kolor
- Table saw
- palu kayu
- palu
Bahan yang digunakan :
- kayu balok 4x6
- Kayu balok 5x3
- multiplek 6mm
- Paku tembak
- Skrup ukuran
3.1. Langkah langkah pengerjaan kamar tidur ABK bagian atas
- Pemahaman terhadap desain.
lihat desain terlebih dahulu lalu lakukan pengukuran ke lapangan atau ke kafling A-C kiri berikut adalah ukuran pada dipan atas simulator.
Gambar 3.1.1. gambar ukuran dipan atas
2. Pilih kayu untuk diketam
Dalam pemilihan kayu dibutuhkan kayu yang bagus contoh,: seperti ,lurus, kuat, dan tentunya tidak cacat.
Gambar 3.1.2. gambar kayu 5x7
3. pemotongan kayu sebelum di ketam.
pada proses ini kayu akan di potong yang awal ukuran kayu 400cm (ukuran standart dijadikan menjadi 200cm sebanyak 2 buah. lalu potong lagi ukuran 100cm sebanyak 5 buah. dan potong kayu 70cm dan 30cm untuk penyangga samping, gunanya untuk menahan kasur. kegunaan kayu dengan ukuran 200cm adalah sebagai penopang antara skat A ke C. dan yang berukuran 100cm adalah sebagai skat penguat pada bagian tengah.
dan setelah semua sudah dipasang dipan atau kamar tidur siap di test atau digunakan.
Gambar 3.1.1. gambar ukuran dipan atas
2. Pilih kayu untuk diketam
Dalam pemilihan kayu dibutuhkan kayu yang bagus contoh,: seperti ,lurus, kuat, dan tentunya tidak cacat.
Gambar 3.1.2. gambar kayu 5x7
3. pemotongan kayu sebelum di ketam.
pada proses ini kayu akan di potong yang awal ukuran kayu 400cm (ukuran standart dijadikan menjadi 200cm sebanyak 2 buah. lalu potong lagi ukuran 100cm sebanyak 5 buah. dan potong kayu 70cm dan 30cm untuk penyangga samping, gunanya untuk menahan kasur. kegunaan kayu dengan ukuran 200cm adalah sebagai penopang antara skat A ke C. dan yang berukuran 100cm adalah sebagai skat penguat pada bagian tengah.
4. pengetaman kayu
pertama lakukan pengetaman di ketam perata untuk menndapatkan 2 sisi yang siku. setelah pengetaman di ketam perata maka lanjutkan ke ketam penebal. Ketam penebal ini gunanya untuk mengurangi tebal kayu. Di ketam penebal ini ketam kayu yang ukuran awalnya berukuran 5x7 menjadi ukuran 5x3.
5. Pembuatan sambungan ekor burung.
pembuatan ekor burung ini guna untuk memperkuat daerah tengah yakni temat untuk seorang ABK tidur. pada bagian ini kita menggunakan pahat dan palu kayu .Berikut adalah gambar dari kerangka tersebut :
Gambar 3.1.3. gambar kerangka yang akan di buat ekor burung
6. Pembuatan lobang pada skat A dan skat C kiri.
pembuatan lobang di skat AdanC berukuran kayu yang kita gunakan untuk penopang yakni dengan ukuran 5x3cm. lobang tersebut berjarak 100cm diatas dipan bawah. dan lobang tersebut kita buat 2 buah lobang untuk 2 penopang yang berjarak 87cm. dan lobang bagian depan mundur kebelakang 36cm dari skat.
Gambar 3.1.4. gambar jarak dipan dengan skat
7. Pemasangan atau perakitan
pada perakitan yang pertama kita pasang ialah penopang depan dan belakang pada lobang di skat A dan C. kemudian pasang skat penguat pada pasangan sambungan ekor burung yang sudah di buat tadi. kemudian setelah semua sudah terpasang rapi langkah selanjutnya adalah skrup bagian sambungan dan kayu penopang maupun skat penguat yang berdempetan dengan skat.
8. Pemasangan penyangga.
berikutnya kita akan memasang atau merakit terlebih dahulu penyangga sebelum di gabungkan menjadi satu dengan dipan. setelah perakitan sudag selesai lalu lem bagian bawah penyangga lalu paku penyangga tersebut dari bawah.
9. Penempatan multiplek
pasang multiplek yang berukuran 6mm di atas kerangka dipan, lalu skrup secara merata dan dipan sudah siap untuk di gunakan.
dan setelah semua sudah dipasang dipan atau kamar tidur siap di test atau digunakan.
sekian materi dari saya semoga apa yang anda pelajari pada blog saya dapat berguna bagi anda.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA DI BLOG SAYA.
wassalamualaikum Wr.Wb.
penulisSEVA ALBANI FIRMANSYAH
Interior Kapal angkatan 28










penjelasan sangat rinci dan mudah dipahami. dan kalau boleh tau jenis kayu apa yang digunakan dalam pengerjaan tersebut
BalasHapusuntuk jenis kayu saya memakai kayu meranti karena bahan mudah didapatkan dan cukup kuat dan mampu bertahan lama.
HapusAplikasi yang digunakan untuk membuat design nya itu apa
BalasHapussaya menggunakan sketchup pro 2015
Hapusdalam pendesainan menggunakan sketchUp versi apa?
BalasHapusdi saat desain saya menggunakan sketchup pro 2015 yang terbaru.
Hapusmengapa anda menggunakan ukuran matang kayu usuk ukuran 5x3?
BalasHapusalasan saya menggunakan ukuran 5x3 adalah agar mampu menahan beban yang berat.
HapusKonstruksi apa yang digunakan antar komponennya?
BalasHapuskonstruksi yang saya gunakan pada kamar tidur aadalah sambungan ekor burung terbuka.
Hapusapakah kontruksi dipan seperti desain anda benar-benar kuat?
BalasHapuskarena dipan tersebut bertumpu pada triplek pada dinding samping kanan kirinya?
kuat, karena kerangka dinding atau skat sudah di rancang dengan kuat
Hapusuntuk penopang tempat tidur haruskah ada 2 penopang lagi?
BalasHapuskarena jika penopang hanya di adakan 2 buah maka kekuatan untuk alas tempat tidur (triplek) tidak kuat menahan beban tengah, karena penopang fungsinya untuk memperkuat daerah tengah pada kamar tidur.
Hapusmaaf, untuk ketam perata dan ketam penebal itu spesifikasinya seperti apa dan juga visualisasinya tolong ditampilkan..
BalasHapusakan segera diperbaiki kak
HapusAssalamualaikum gan, boleh minta nomor WA atau contac personnya ga, saya mau nanya2
BalasHapus